.
Like & Follow Blog Dede Hermawan

×
Showing posts with label tutorial 3ds max. Show all posts
Showing posts with label tutorial 3ds max. Show all posts

Cara Membuat Modelling ShineFX di 3Ds Max

Posted by dehermawan Thursday, September 18, 2014 0 comments


Tujuan
Jika anda pengguna Adobe After Effects, tentu mengenal plugin Trapcode Shine untuk efek teks memancarkan cahaya. Efek ini popular dipakai untuk opening acara televise. Dengan 3D Studio Max dapat pula diciptakan kesan tersebut, cara ini salah satu cara dari beberapa teknik yang ada di 3D Studio Max. Tutorial dapat di praktekan di semua versi 3D Studio Max.
Materi 
1.Modifier : Extrude, Cap Start & End
2.Material : Opacity , Gradient  
3.Material : Extended Parameter , Additive
4.Animasi : Extrude
1.MODELLING 2D / SHAPPING
Text “Shine Effect” 
1.Di panel Creat -> Shape -> Text, dengan parameter sebagai berikut, lalu klik di Viewport Front.
2.Klik panel Modify -> Modifier List -> Extrude, agar menjadi 3D.
3.Copy teks tersebut, klik menu Edit -> Clone, lalu atur parameter Extrude pada objek teks yang baru, sebagai berikut.
4.Kini anda mempunyai 2 objek dengan tulisan yang sama hanya beda ketebalan / Amount & Capping nya saja.
Kesan Cahaya Material Opacity 
1.Klik menu Render -> Material Editor, untuk membuka kotak dialog pembuatan material.
2.Pada tab Maps, aktifkan ceklis Opacity, klik tombol None, maka tampil banyak pilihan material, pilih Gradient, OK. 
3.Akan tampil parameter untuk Gradient, matikan ceklis Tile agar gradasi tidak berulang-ulang.
4.Drag slot aktif di material editor ke objek teks yang tebal.
5.Render pekerjaan anda (F9) atau dengan tool Quick Render. 
6.Hasilnya memang seperti cahaya keluar dari atas, tapi kurang silau. Agar lebih terang / silau, di Material Editor, buka tab Extended Parameters, aktifkan ceklis Additive. 
7.Render ulang, tekan tombol F9. OK hasilnya cahaya sudah lebih terang seperti gambar berikut.

 Finishing Touch 
1.Kini menambah sedikit sentuhan akhir. Agar cahaya terlihat 2 sisi sehingga lebih kompleks, aktifkan ceklis 2-Sided. 
2.Agar cahaya terlihat panas, ganti warna Diffuse dengan warna coklat dengan nilai sebagai berikut.
3.Ubah pandangan Viewport Perspective dengan tool Arc Rotate, tool Zoom dan Field of View agar pandangan lebih luas dan perpektifnya,sebagai berikut. Anda tentu sudah pengalaman menggunakan tools tersebut bukan?
4.Agar lebih terasa pemainan cahayanya, buat cahaya omni, klik panel Creat -> Light -> Omni, buat 2 buah cahaya diatas dan dibawah teks seperti posisi pada viewport berikut.
5.Selesai, silakan render (F9) , hasilnya kini sebagai berikut.
Animasi Cahaya Memancar 
1.Aktifkan Viewport Perspective 
2.Kita akan membuat animasikan cahaya dari teks. Aktifkan AutoKey 
3.Pastikan Time Slider diawal animasi (frame 0/100)
4.Klik panel Modify, atur parameter Extrude : Amount missal 0.5 agar cahaya teks tampil tipis, sebagai berikut.
5.Geser Time Slider ke dekat akhir animasi (frame 90/100)
6.Atur parameter Extrude : Amount missal 100, agar cahaya teks tampil tebal sebagai berikut. 
7.Play Animationkini ketebalan teks akan animasi dari tipis menjadi tebal.
8.Silakan render animasi anda dengan format AVI. Klik menu Rendering -> Render. Hasilnya akan seperti cahaya memancarkan dari teks bukan? Selamat berkreasi….

Download
Saya berterima kasih untuk penerbit Hendi Hendratman karena saya Cuma ingin share materi yang saya plajari.
Jangan lupa kunjungi terus dehermawan.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Cara Membuat Modelling Batman Begins di 3Ds Max

Posted by dehermawan 0 comments


Tujuan

Sebelum memasuki teknik box modeling, lebih baik anda kuasai dulu teknik gambar 2D. Dengan tool Line dapat dibuat macam-macam bentuk 2D seperti Coreldraw. Setelah bentuk/shape 2D selesai dapat diberi modifier Extrude & Bevel untuk menjadikan objek 3D. Dengan kasus Logo Batman Begins diharapkan anda dapat membentuk logo yang lebih rumit. Tutorial dapat dipraktekan di 3Ds Studio Max semua versi.



Materi

1.      Tool : Mirror, Select and Move, Quick Render

2.      Tool : Region Zoom, min/max Toggle, Zoom Extents All

3.      Objek : Line

4.      Bezier, Bezier corner & smooth

5.      Modifier : Extrude & Bevel

6.      Parameter : Attach, Weld



1.PERSIAPAN
1.Bersihkan tampilan 3D Studio Max, klik menu File->Reset. 
2.Sebelum memulai membuat objek, sebaiknya Non-aktifkan tool Snap Toggle, agar menggambarkan lebih bebas
.

2.MODELLING 2D/ SHAPPING

Membuat Sayap Kiri Batman.

Logo batman mempunyai bentuk yang simestis (Sayap kiri dan kanan sama & seimbang). Oleh karena itu perlu teknik penggambaran yang persis.
1.Klik panel Creat -> Shapes -> Line

2.Agar menggambar lebih jelas & mudah, Aktifkan Viewport Front
     3.Kita menggambar sayap batman sebelah kiri, mulai bentuk dari ‘ubun-ubun atas’ terus tanpa berhenti sampai ‘ekor bawah’. Masih dalam tombol Line aktif. Klik diatas ubun – ubun sampai membentuk kepala batman. Anda akan mendapatkan 4 buah titik / Vertex(no.1 sampai vertex no.4)

4.Sampai bagian sayap, kita akan membuat garis melengkung, di titik vertex 5, Drag keatas di titik ke-5 ke atas, Klik di titik ke-6.
 5.Selanjutnya dengan teknik Klik & Drag seperti tadi,anda tentu dapat meneruskan sampai ujung ekor sebagai gambar.
 
Memperbaiki Vertex

Setelah anda menyelesaikan bagian kiri logo batman, tentu hasilnya kurang memuaskan. Kini kita akan memperbaiki vertex dan garis agar lebih halus dan presis.
1.Aktifan Line batman tersebut 
2.Klik panel Modify, klik tanda ‘+’ pada Line  atau Modus Vertex untuk memasuki pengeditan titik vertex.


      3.Klik tool Select and Move
4.Anda kini dapat merubah posisi setiap vertex yang telah ada. Silakan berlatih.





Merubah Jenis Vertex
1.Untuk membuat jenis vertex agar lebih lancip dan mudah diatur anda dapat Klik kanan pada vertex yang anda pilih. Misal pada vetex sebagai digambar. 
2.Kadang untuk menggeser Control Bezier (kotak kecil) ke posisi yang anda inginkan, agak terbatas pada sumbu tertentu saja. Untuk membebaskan batas gerak, klik kanan pada toolbar, maka tampil menu, aktifkan Axis Constraints, dan aktifkan icon ‘XY’,sekarang silakan coba geser beizer yang sulit diatur tadi. Control Bezier kini bisa lebih bebas bergerak bukan?



     3.Lanjutkan lagi pengeditan vertex untuk ‘ubun-ubun batman’ agar lebih melengkung. Anda lebih baik mencobannya sendiri OK?




Viewport Dengan Zoom Extents & Full Screen
1.Agar pandangan di semua Viewport lebih efisien dan sesuai batas gambar, klik tool Zoom Extents All. 
2.Agar hanya ada Viewport Front saja, sehingga tampil Full Screen, klik tool Min/Max Toggle, maka kini di 3D studio Max hanya ada 1 Viewport.




Mencerminkan & Duplikat Sayap Batman
1.Matikan modus vertex, sehingga tidak ada sub-object yang aktif. 
2.Untuk mencerminkan sambil menduplikat objek, Klik tool Mirror Select Object, maka akan tampil kotak dialog Mirror. Aktifkan Mirror Axis : X dan Copy.
      3.Akan ada sayap hasil copy, namun posisi tumpang tindih, untuk mengaturnya atur parameter Offset. Catatan : Anda dapat mendrag tanda panah dengan mouse secara cepat & jauh, seperti sedang menyetika. Silakan Mencoba.
     4.Kini di Viewport Front,akan tampil logo batman yang lebih simetris yang terdiri dari sayap kiri & kanan. Kedua objek tersebut masih belum bersatu.





Menyatuhkan Objek Dengan Attach
1.Dua sayap tersebut masih terpisah, untuk menjadikan sebagai objek tunggal, Klik Salah satu Objek sayap batman tsb. 
2.Klik panel Modify, pastikan Line aktif
     3.cari dipanel (anda harus mendrag panel keatas) aka nada tombol Attach. Klik tombol Attach tersebut.
4.Lalu klik sayap yang lain . jika anda memilih sayap yang benar icon akan berubh seperti pada gambar. 
5.OK sekarang kedua sayap tersebut menjadi objek tunggal


Menyatuhkan 2 Vertex Dengan Weld
1.Dua sayap kini telah menjadi objek tunggal, tetapi tetap tidak bisa dibuat sebagai objek 3D utuh karena ada vertex yang masih terbuka / belum bersatu. Untuk melihat masalahnya, aktifkan / klik objek batman tersebut. 
2.Klik panel Modify, aktifkan modus Vertex.
     3.Lihat dari dekat bagian ubun-ubun, klik tombol Region Zoom, drag pada daerah ubun-ubun tersebut.
 

4.Klik tool Select and Move, seleksi kedua vertex tersebut.
 
5.Setelah yakin kedua vertex terseleksi, klik tombol Weld (anda harus drag Command panel ke atas untuk menemukannya). Namun tidak ada pengaruh dikedua vertex tersebut, karena jangkauan / angka weld 0,1 kurang besar. Untuk mempebesar daya jangkau weld, atur nilai missal 10 (satu kotak grid terkecil nilainya 10). Coba ulang klik tombol Weld tersebut.
      6.Kini seharusnya kedua vertex tersebut telah ‘di-las’ menjadi satu.
7.Masalah yang sama ada pada ekor batman. Mungkin kedua vertex tersebut tampil sebagai berikut. Anda tentu dapat menyatuhkannya dengan Weld seperti sebelumnya bukan ? 
 8.Beres batman 2D sudah selesai.




Memberi Ketebalan Dengan Extrude

Logo batman 2D sudah selesai, namun jika di-render (tombol F9 dikeyborad) hasil tidak terlihat apa-apa. Oleh karena itu objek 2D tersebut harus diberi perintah / modifier, missal Extrude.
1.Aktifkan logo batman tersebut dengan tool Select and Move. 
2.Klik panel Modify -> Modifer List -> Extrude.
     3.Atur parameter extrudenya, Di parameter Amount = (missal) 20 sebagai berikut, maka logo batman terlihat lebih tebal. Anda kini dapat melihat hasilnya jika di-render (tombol F9)




Memberi Ketebalan Dengan Bevel
1.Ada perintah / Modifer List lain selain Extrude, yaitu Bevel. Sebelumnya anda harus membuang modifier List Extrude yang ada pada logo batman. Klik Modifer Extrude, klik icon bergambar tong sampah : Remove Modifer From The Stack. 
 2.Setelah Modifer List Extrude hilang, aktifkan logo batman tersebut dengan tool Select and Move.
      3.Klik panel Modify -> Modifer List -> Bevel


4.Atur parameter Bevel sebagai berikut: 
5.Dengan bevel, selain ketebalan seperti extrude juga ada kesan ‘emboss’nya. Coba putar pandangan di Viewport Perpective dengan tool Arc Rotate.


Mengeksport Hasil Render
1.Agar hasil lebih baik, berikan material kesukaan ada pada logo batman tsb. Klik menu Rendering-> Material Browser, selanjutnya, seperti yang pernah dibahas di Tutorial sebelumnya. 

2.Render (F9) Viewport Perspective atau dengan tombol Quick Render toolbar.


    3.hasilnya tampak Background hitam disekeliling logo batman tersebut. Save hasil render tersebut, klik Icon Disket, save ke dalam format TIF agar dapat mengaktifkan option Alpha Channel.
4.Klik tombol Save. Selesai OK……

 Download
1.file


Saya berterima kasih untuk penerbit Hendi Hendratman karena saya Cuma ingin share materi yang saya plajari.

Jangan lupa kunjungi terus dehermawan.blogspot.com


Baca Selengkapnya...

Cara Membuat Modelling When The Cirle Cry Di 3Ds Max

Posted by dehermawan 0 comments


Tujuan

Masih seperti tutorial membuat logo batman kini logo 2D dibuat dengan teknik yang memudahkan seperti di AutoCAD. Seperti lingkarang yang terpotong, garis tebal, sudut tumpul dan tek melingkar. Logo ditambah modifier Extrude atau Bevel dan Background Bitmap. Tutorial dapat dipraktekan di semua versi 3D studio Max.


Materi
1.Shape : Line, Cirle, Ellipse, Text 
2.Parameter Line : Outline, Trim, Weld, Fillet
      3.Parameter Line : Renderable
4.Modifier : Bend, Extrude 
5.Background : Bitmap
 
1.MODELLING 2D / SHAPPING

Persiapan

Di panel Creat -> Shapes. Buat bentuk 2D : Line (garis), Circle (Lingkaran) dan Ellipse (Oval), sehingga tampil di Viewport Front sebagai berikut.


Merubah Ellipse Menjadi Bentuk Tetesan Air
1.Di Viewport Front, aktifkan ellipse dengan tool Select Object
2.Rubah ellipse menjadi kurva biasa. Klik kanan objek ellipse, pilih menu Convert to -> Convert to Editable Spline


      3.Klik panel Modify, kini parameter ellipse sudah tidak ada, yang ada Cuma parameter Spline yang terdiri dari Vertex, Segment & Spline pilih modus Vertex, dengan tool Select and Move, atau Vertex dan Bezier ellipse sehingga tampil sebagai berikut.
4.Untuk memutar sehingga berdiri, klik tool Select and Rotate, akan tampil lingkaran untuk memutar objek, drag lingkaran terluar sampai 90 drajat sebagai berikut. 
5.Sehingga tampil logo kini menjadi sebagai berikut.
 
Objek Tunggal Dengan Attach Multiple
1.Aktifkan objek Ellipse tersebut dengan tool Select Objek.
2.Untuk membuat bentuk logo, agar dapat dipotong dll, maka ketiga objek tersebut harus dijadikan objek tunggal. Di panel Modify kembali kemodus Editable Spline,(modus sub-object:vertex, segment & Spline tidak ada yang aktif). Klik tombol Attach Multiple.


    3.akan tampil kotak dialog Attach Multiple, klik tombol All untuk memilih semua objek, klik tombol Attach.
4.Beres! Kini ketiga objek telah menjadi objek tunggal.
 
Membuat garis Tebal Dengan Outline
1.Pilih objek tunggal tersebut, klik panel Modify, aktifkan modus Spline.
2.Klik tombol Outline(Drag panel ke atas untuk menemukan tombol tsb.) aktifkan ceklis Center. Drag di garis / line sehingga garis tampak tebal sebagai berikut.

Memotong Garis Sisa Terluar Dengan Trim
1.Klik tombol Trim. Klik di garis / line luar lingkaran dan perpotongan dengan lingkaran. 
2.Hasilnya menjadi sebagai berikut.


     3.Tapi ada masalah lain, perintah Trim akan membuat vertex baru yang masih belum bersatu. Sama seperti tutorial sebelumnya, gunakan tombol Weld. Aktifkan modus Vertex. Pilih kedua vertex yang akan disatukan dengan tool Select Object.
4.Klik tombol Weld, dengan nilai 10. Ulangi Weld tersebut ke pasangan vertex bagian lain (ditandai lingkaran) pada gambar.
 
Membuat Sudut Tumpul Dengan Fillet
1.Setelah di-Weld secara lengkap, maka vertex tersebut dapat dibuat tumpul. Pastikan modus Vertex aktif. 
2.Klik salah satu Vertex tersebut, klik tombol Fillet. Drag di vertex yang akan dibuat tumpul.


      3.Sehingga hasilnya sebagai berikut.
 Membuat Garis Yang Dapat Di Render
1.Bagian yang rumit sudah anda lewati. Kembali kemodus Editable Spline,(modus vetex, segment & spline tidak ada yang aktif). 
2.Beri modifier List Extrude agar terlihat 3 Dimensinya. Klik panel Modify -> Modifier List -> Extrude, atur parameter Amount agar terlihat tebal.
3.Copy logo tersebut, Edit -> Clone, aktifkan ceklis Copy, OK.
4.Kini ada dua logo yang saling tumpang tindih, di Viewport tidak terlihat perbedaannya. Buang Modifier Extrude di salah satu objek tersebut, klik Extrude, lalu klik icon Remove Modifier Frome Stack. 
5.Logo kembali kedua dimensi, atur posisi logo 2 dimensi dengan tool Select and Move, sehingga terpisah dari logo 3 dimensi, sebagai berikut.


   6.Agar objek 2 dimensi dapat dirender, aktifkan objek line tersebut. Klik panel Modify diparameter line tersebbut, aktifkan ceklis Renderable & display Render Mesh sebagai berikut.
7.Atur posisi logo 2 dimensi dengan tool Select and Move agar berada persis pada objek 3D.
 
Teks Mengelilingi Logo Dengan Bend
1.Buat objek teks 2 Dimensi, klik panel Creat -> Shapes -> Text, dengan parameter sebagai berikut.
2.Di Viewport Front, Klik untuk menempatkan teks. Catatan : hati-hati jika sudah klik teks di Viewport segera aktifkan tool Select Object, agar di viewport tidak penuh teks.


    3.Karena teks adalah objek 2 dimensi / shape, agar dapat di-render dan tampil secara 3D, perlu di beri Modifier Extrude dengan parameter (missal) sebagai berikut.
4.Agar teks tersebut melengkung dan sesuai dengan logo, aktifkan teks 3D tersebut, klik panel Modify, beri Modifier List Bend, Atur parameternya sebagai berikut. 
5.Sehingga teks melengkung dan melingkar sebagai berikut.


   6.Agar lebih menarik, anda dapat menambahkan material sesuai selerah anda, klik menu Rendering -> Material Browser, seperti tutorial sebelumnya, anda tinggal drag material (bola) ke objek di viewport.
7.Render (tombol F9 di keyboard)
 
2.BACKGROUND BITMAP
1.Setelah anda render, background masih terlihat hitam, agar background menjadi gambar / image bitmap, klik menu Rendering -> Environment. Aktifkan ceklis Use Map & tombol None, akan tampil kotak dialog Material Map Browser, pilih Bitmap, OK.
2.Pilih di folder mana saja yang akan dijadikan background yang anda sukai. Kalau anda ingin seperti gambar seperti contoh anda dapat mendownload di akhir materi ini.


      3.Silakan render untuk melihat hasilnya (F9) hasilnya kira-kira akan tampil sebagai berikut.
4.Selanjutnya untuk berlatih, silakan coba membuat logo Toyota, TransTV, Soni Ericsson, Indosiar, anda tentu sudah dapat membuat dengan mudah di 3D Studio Max, bukan?

Download
1.Gambar 1
2.Gambar 2 
3.File 


Saya berterima kasih untuk penerbit Hendi Hendratman karena saya Cuma ingin share materi yang saya plajari.

Jangan lupa kunjungi terus dehermawan.blogspot.com


Baca Selengkapnya...

My Friends

My Site Info